cara investasi reksa dana

Berbagai Tips Mudah Investasi Reksa Dana Bagi Pemula

LAIN - LAIN

Cara Investasi Reksa Dana yang Mudah dan Menguntungkan Bagi Pemula

Investasi reksa dana adalah salah satu investasi strategis bagi masyarakat pemodal, baik institusional maupun individual. Hal ini juga termasuk bagi para pemodal kecil dan orang-rang yang tidak memiliki banyak waktu dan pengetahuan yang mendalam mengenai literasi keuangan, khususnya untuk menghitung resiko suatu investasi. BERBAGAITIPS akan membagikan beberapa cara investasi reksa dana yang menguntungkan serta mudah diterapkan.

Menentukan Tujuan

Hal pertama yang harus dilakukan ialah tentukan tujuan dari investasi reksa dana Anda. Apakah sebagai modal anak sekolah hingga ke perguruan tinggi, rumah masa depan, atau sebagai dana pensiun. Hal ini berhubungan dengan jangka waktu investasi dan jenis reksadana yang tepat untuk Anda. Karena, jika Anda berinvestasi tanpa ada tujuan yang jelas, akan nihil hasilnya. Ada beberapa tujuan yang biasanya digunakan orang-orang untuk melakukan investasi reksana dana. Jadi, pikirkan dulu hal ini.

Kenali Jenis Reksa Dana

Ada beragam jenis reksana dana yang ada di pasaran. Sebelum menginvestasikan uang Anda pada reksa dana, sebaiknya Anda mengetahui lebih dulu jenis reksa dana yang ada, antara lain:

  • Reksa Dana Pasar Uang : Investasi ini seluruhnya ditempatkan pada deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan obligasi. Jatuh temponya kurang dari setahun. Reksa dana ini relatif lebih aman dari pada yang lain, namun potensi keuntungannya hanya sedikit di atas deposito.
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap : Investasi ini dialokasikan ke obligasi minimal 80%. Return-nya lebih tinggi dari pada reksa dana pasar uang. Biasanya, return-nya bisa mencapai lebih dari 10% per tahun.
  • Reksa Dana Terproteksi : Jenis investasi ini menempatkan sebagian dananya dalam instrumen obligasi yang dapat memberikan perlindungan atas nilai investasi pada saat jatuh tempo. Reksa dana ini memiliki perlindungan 100% pada nilai pokok investasi jika dicairkan sesuai jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Reksa Dana Campuran : Investasi ini mengalokasikan dananya di berbagai instrumen keuangan, seperti deposito, obligasi, dan saham. Karena dapat berinvestasi saham, reksa dana campuran lebih beresiko. Akan tetapi, hasil return-nya lebih tinggi daripada reksa dana pendapatan tetap.
  • Reksa Dana Saham : Investasi ini menempatkan dananya minimal 80% ke saham. Sehingga, Anda berpotensi mendapatkan keuntungan yang paling besar daripada reksa dana yang lain. Namun demikian, resikonya juga paling besar.

Menentukan Jangka Waktu Berinvestasi

cara investasi reksa dana
Foto: Menentukan Jangka Waktu Berinvestasi

Cara investasi reksa dana berikutnya ialah tentukan jangka waktu investasi Anda. Melakukan investasi reksa dana memerlukan jangka waktu yang berbeda-beda. Ada yang kurang dari setahun, ada yang 1-3 tahun, 3-5 tahun, dan >5 tahun. Untuk jangka waktu yang kurang dari setahun, sebaiknya Anda memilik jenis reksa dana pasar uang. Untuk yang 1-3 tahun, Anda dapat memilik reksa dana pendapatan tetap. Dan untuk jangka waktu 3-5 tahun, pilihlah reksa dana campuran. Untuk Anda yang menginginkan investasi jangka panjang, atau lebih dari 5 tahun, gunakanlah jenis investasi reksa dana saham.

Langkah-Langkah Membeli Investasi Reksa Dana

  1. Memilik Reksa Dana yang Akan Dibeli => Ada lebih dari 800 produk reksa dana yang dijual di Indonesia. Untuk mengetahui fakta atau informasi material mengenai suatu produk reksa dana secara lengkap dan rinci, Anda dapat membaca informasi lengkap tentang suatu reksa dana (prospektuf reksa dana). Alternatif lain untuk mendapatkan informasi suatu produk reksa dana adalah melalui dokumen Fund Factsheet.
  2. Mengunjungi Tempat Penjualan Reksa Dana => Setelah memilih investasi reksa dana yang akan dibeli, Anda dapat mencari tahu di situs website Manajer Investasi reksa dana tersebut, apakah kita bisa membeli langsung reksa dana tersebut dari MI (contohnya Panin atau Trimegah) atau harus ke agen penjual (contohnya Schroders/BNP Paribas hanya memperkenankan pembeli melalui agen penjualnya di bank).
  3. Membeli Reksa Dana => Membeli reksa dana langsung dari MI, maka biasanya Anda akan diminta untuk mentransfer uang sesuai dengan yang Anda inginkan ke rekening reksa dana tersebut. Jika Anda membeli dari agen penjual bank, biasanya Anda akan diberikan formulir untuk diisi dengan nominal yang nantinya akan dipotong dari rekening tabungan Anda.

Pastikan Reksa Dana Memiliki Izin Resmi dari OJK

cara investasi reksa dana
Foto: Gedung OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

Cara investasi reksa dana berikutnya ialah Anda harus memastikan apakah reksa dana yang ingin Anda beli apakah memiliki izin yang legal dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau tidak. Perizinan ini memiliki banyak syarat dan bersifat mutlak sehingga dapat dipercaya kebenarannya. Investasi bodong biasanya menawarkan keuntungan investasi yang sangat besar. Namun, bisa jadi resiko yang ditanggung juga besar.

Oleh karena itu, mau setinggi apapun potensi keuntungannya, Anda tidak boleh tergiur jika pihak yang menawarkan tidak memiliki izin yang resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BACA JUGA: BERBAGAI TIPS SEDERHANA MELAKUKAN INVESTASI BAGI PEMULA

1 thought on “Berbagai Tips Mudah Investasi Reksa Dana Bagi Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *