cara menggunakan cat rambut

Berbagai Tips Menggunakan Cat Rambut untuk Hasil Terbaik

LAIN - LAIN

Cara Menggunakan Cat Rambut dengan Hasil Memuaskan

BERBAGAITIPS – Mewarnai rambut sendiri di rumah bisa menjadi solusi bagi Anda yang tidak ingin merogoh kocek yang besar ke salon. Untuk mendapatkan hasil terbaik dan tahan lama, Anda perlu menerapkan cara menggunakan cat rambut yang baik dan benar.

Ada beragam produk cat rambut yang ada di pasaran dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan. Alangkah baiknya jika Anda memperhatikan kualitas dan tingkat keamanan produk dibandingkan berfokus pada merek dan keunggulan produknya.

Selain itu, terapkan cara menggunakan cat rambut yang benar agar hasilnya memuaskan. Menurut hasil penelitian, terlalu sering terpapar bahan kimia dalam cat rambut dapat meningkatkan risiko pertumbuhan sel kanker, terutama kanker kantung kemih, leukimia, kanker payudara, dan limfoma non-Hodgkin.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menggunakan Cat Rambut

Gangguan kesehatan kulit yang disebabkan oleh kontak dengan cat rambut disebut dengan demartitis kontak. Dimana pada kondisi ini, kulit yang terkena paparan cat rambut menjadi merah, kering, dan gatal karena iritasi.

Agar efek samping tersebut tidak terjadi, ada berbagai hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan cat rambut, antara lain:

  1. Lakukan tes alergi sebelum menggunakan cat rambut.
  2. Pakailah sarung tangan saat mengoleskan produk.
  3. Jangan mencampurkan produk pewarna rambut yang berbeda, karena bisa jadi menimbulkan reaksi yang berbahaya.
  4. Jangan mewarnai alis atau bulu mata, karena bisa membahayakan mata.
  5. Hindari dalam mendiamkan pewarna rambut di kepala melebihi waktu yang disarankan.
  6. Selalu ikuti aturan dan cara pemakaian yang tertera pada kemasan produk.
  7. Baca dengan saksama peringatan yang terdapat pada kemasan produk.
  8. Jangan gunakan cat rambut yang mengandung bahan kimia PPD, resorsinol, atau trietanolamina yang cenderung beracun.
  9. Bilas kulit kepala dengan air secara menyeluruh, sebagai langkah pembersihan terakhir.

Cara Menghindari Iritasi Kulit Akibat Cat Rambut

Cat rambut yang bagus sekalipun tidak akan memberikan hasil yang optimal jika cara penggunaannya salah. Agar hasil memuaskan dan tidak menimnulkan iritasi atau gangguan lainnya pada kulit, maka hindarilah hal berikut ini:

Jangan berpatokan pada warna yang ditampilkan di kemasan

Warna yang dihasilkan setelah pengecatan rambut mungkin akan berbeda dengan contoh warna yang ada dalam kemasan maupun iklan. Ingatlah bahwa kondisi rambut setiap orang berbeda-beda dan unik.

Selain itu, cara pemakaian yang berbeda kemungkinan memberi hasil yang berbeda. Jika ragu memilih warna cat rambut, Anda bisa memilih warna netral atau warna hangat. Jika Anda menginginkan warna terang, pilih warna satu tingkat lebih terang dari warna yang Anda inginkan.

Jangan mengaplikasikan cat rambut secara sekaligus

Jangan mengaplikasikan pewarna rambut dari akar hingga ke ujung rambut sekaligus, karena warna rambut akan menjadi sangat pekat. Selain itu, jangan sampai kulit kepala terkena cat rambut agar tidak meningkatkan risiko alergi.

Jangan sampai belepotan

Agar cat rambut tidak berceceran ke kulit, gunakan petrolleum jelly di sekitar garis rambut yang hendak diwarnai. Jika tetap mengenai kulit, gunakan pembersih make-up berbahan dasar minyak untuk menghapusnya. Selain itu, gunakan sikat atau sisir khusus untuk mengecat rambut.

Jangan langsung keramas

Waktu yang direkomendasikan untuk mencuci rambut yang telah diwarnai adalah dua hari. Alasannya, agar tingkat pH dari bahan pewarna rambut bisa kembali seimbang dan minyak alami dalam rambut bisa kembali terbentuk. Jika rambut langsung dicuci setelah diwarnai, dikhawatirkan warnanya akan pudar. Selain itu, hindari membilas rambut dengan air hangat karena akan membuka kutikula rambut sehingga menjadi jalan mudah masuknya bahan kimia tersebut ke dalam kulit kepala.

Dengan menerapkan cara menggunakan cat rambut yang benar, waktu yang dihabiskan selama berjam-jam untuk mewarnai rambut tidak akan sia-sia. Namun Anda perlu tetap waspada, jika muncul tanda-tanda alergi dan iritasi setelah mengecat rambut, segera pergi ke dokter atau unit gawat darurat terdekat.

BACA JUGA: CARA MERAWAT GIGI YANG BAIK DAN BENAR

Referensi :

Towle, K., Grespin, A., & Monnot, A. NCBI. Personal use of hair dyes and risk of leukemia: a systematic literature review and meta‐analysis. Cancer Medicine. 2017. 6(10), pp. 2471–2486. 
NHS UK (2018). Health A-Z. Hair dye reactions. 
U.S. Food & Drug Administration FDA (2018). Hair Dyes. 
Cleveland Clinic (2015). Use Hair Dye? Watch for Red Flags with Salon or Box Color. 
American Cancer Society (2014). Hair Dyes. 
Everyday Health (2017). Is Coloring Hair Safe? 
Gold, G. Everyday Health. Avoid These 5 At-Home Hair Color Mistakes. 
Fischer, K. Healthline (2018). Why Graphene Hair Dye Is Better for Your Head. 
Basaraba, S. Verywell Health (2018). Can Hair-Coloring Products Hurt You or Cause Cancer? 
WebMD (2017). Hair Dye Safety.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *