Berbagai Tips Sederhana Menjaga Kesehatan Jantung

KESEHATAN

Tips Menjaga Kesehatan Jantung

BERBAGAITIPS – Penyakit jantung atau penyakit kardiovaskuler menjadi salah satu masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang.  Menurut survei Sample Regristration System (SRS), serangan jantung menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke, yakni sebesar 12,9%. Menerapkan gaya hidup sehat dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Penyakit jantung ini banyak terjadi kepada orang-orang yang sudah menginjak umur 60 ke atas, bukan berarti kelompok yang umurnya dibawah 60 tidak bisa terkena serangan jantung. Alangkah bagusnya kita mulai menjaga kesehatan jantung kita sejak dini.

Berhentilah Merokok

Merokok adalah salah satu penyebab terbesar yang menganggu kesehatan jantung Anda. Mencium asap rokok juga sangat berbahaya bagi kesehatan jantung, karena racun dan nikotin yang terkandung pada asap rokok ikut masuk kedalam tubuh.

Perhatikan Tekanan Darah

Menjaga tekanan darah disekitar angka 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg akan menjadi opsi yang bagus untuk mencegah timbulnya serangan jantung. Semakin tinggi nilai tensi darah, maka semakin pula resiko terkenanya hipertensi. Hipertensi inilah yang akan menjadi biang stroke dan serangan jantung.

Jika Anda berada di umur 18 – 30 tahun dan sering mengalami hipertensi, alangkah bagusnya Anda mengecek tekanan darah Anda ke dokter setiap 3-6 bulan sekali atau minimal 1 tahun sekali untuk mengontrol tekanan darah Anda dan mencegah terjadinya serangan jantung.

Rutin Berolahraga Setiap Hari

Melakukan olahraga minimal 20 – 30 menit sekali setiap hari, Anda akan mendapatkan kesehatan dan kebugaran tubuh yang maksimal.
Ketika kita melakukan olahraga kardio, aliran darah akan meningkat dan volume darah akan kembali lagi ke jantung. Karena jantung menerima volume darah yang lebih banyak, maka bilik kiri jantung akan semakin beradaptasi dan membesar. Rongga yang lebih besar ini dapat menampung lebih banyak darah, dan menyemprotkan darah lebih tinggi per detak, bahkan juga ketika istirahat.

Maka, jantung menyesuaikan diri dengan meningkatkan ketebalan dinding ventrikel kiri yang dipicu oleh latihan rutin yang sehat. Selain itu, olahraga mempengaruhi jantung dengan merangsang produksi pembuluh darah baru. Semakin banyak pembuluh darah, maka semakin efisien darah yang mengalir. Olahraga dapat meningkatkan jumlah pembuluh darah baru ketika latihan, karena ukuran pembuluh darah juga ikut meningkat.

Istirahat yang Cukup

Pola tidur yang diterapkan oleh setiap orang tentu memiliki efek bagi kesehatan, terutama jantung. Sebuah studi tahun 2008 dari University of Chicago menemukan hubungan antara waktu tidur dengan penyakit jantung yakni kurang tidur dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh arteri, yang bisa berujung pada penyakit jantung koroner. Hal tersebut diungkapkan oleh Diane Lauderdale, PhD, seorang peneliti sekaligus profesor epidemiologi di Pritzker School of Medicine.

Studi dari Lauderdale tersebut juga menemukan, kurang tidur dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Nah, dari hipertensi ini dapat berujung ke stroke dan serangan jantung.

BACA JUGA: Berbagai Tips Sederhana Untuk Membuat Komputer Bekerja Lebih Cepat